Anggaran yang sebelumnya dialokasikan untuk kegiatan seremonial kini dialihkan untuk pembangunan infrastruktur dasar, kesehatan, pendidikan, serta penguatan ekonomi masyarakat.
“Kami menyesuaikan program demi keberlangsungan pembangunan yang bermanfaat langsung bagi masyarakat,” tambahnya.
Muchendi juga menyampaikan bahwa kondisi infrastruktur di beberapa wilayah OKI, seperti jalan dan jembatan rusak yang berdampak langsung terhadap aktivitas warga, menjadi perhatian bersama.
“Saya berharap dengan adanya komunikasi aktif dengan pusat khususnya DPR RI, solusi pembiayaan untuk perbaikan infrastruktur dapat segera direalisasikan melalui skema pendanaan pusat maupun daerah,” harapnya.
Dalam kesempatan tersebut, H. Wahyu Sanjaya menyampaikan bahwa sebagai anggota Komisi XI DPR RI yang membidangi keuangan, dirinya memahami betul beban daerah dalam mengelola anggaran yang terbatas.
“Kunjungan ini bukan sekadar formalitas, tapi bentuk komitmen kami untuk menyerap dan menyuarakan aspirasi daerah. Salah satunya bagaimana OKI bisa tetap membangun meski fiskal terbatas,” kata Wahyu.




