Mengenai hasil latihan, katanya, sangat memuaskan karena selama kegiatan latihan para prajurit terlihat semangat, motivasinya tinggi, dan selama kegiatan juga tidak ada prajurit yang mengeluh, menyerah dan semuanya masih dalam kondisi sehat.
“Hasil ini tentunya merupakan pembelajaran bagi kedua negara untuk berbagi pengalaman, berbagi pengetahuan dan berbagi teori tentang bagaimana taktik militer yang selama ini kita praktekkan di lapangan,” ungkapnya.
Kemudian, setiap kegiatan pihaknya selalu memikirkan bagaimana masyarakat merasa nyaman dengan kehadiran tentara Malaysia khususnya di Singkawang.
“Alhamdulilah, mereka selalu dihormati dan dihargai oleh masyarakat Singkawang. Begitu juga sebaliknya, pada saat TNI AD latihan di Malaysia, kami mendapatkan penyambutan yang sangat luar biasa,” jelasnya.
Dengan berakhirnya Latma Kekar Malindo-47 AB/2024 ini, Pangdam berpesan kepada prajurit untuk senantiasa meningkatkan kemampuan masing-masing, tingkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan YME dan jangan sombong.




