Kabid Kesehatan juga menjelaskan,pada bulan Juni 2024 lalu pemerintah pusat mengeluarkan kebijakan gerakan Intervesi serentak untuk melakukan pengukuran tumbuh kembang kepada seluruh balita untuk mengetahui prevalensi stunting setiap bulannya, dengan harapan sasaran datang ke posyandu 100 persen.
Hasil pengukuran serentak Juni 2024 lalu dari 54,848 jumlah sasaran balita sebanyak 54,654 yang diukur ( 99,65 % ) dan jumlah stunting di temukan sebanyak 449 (0, 82 persen ) dan bulan September jumlah sasaran 52.801 jumlah yang di ukur 49.101 ( 92.99 % ) jumlah stunting ditemukan 549 ( 1.11) demikian datanya.
Rosman Saragih menyimpulkan penurunan stunting di Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara atas kerjasama dan kerja keras pihak Puskesmas seluruh Kecamatan dan Nagori di Kabupaten Simalungun ujarnya mengakhiri pembicaraan dengan media ini.(S.Hadi Purba Tambak)




