Dia menyatakan, bahwa Aceh memiliki potensi besar yang masih belum sepenuhnya dimanfaatkan, terutama dalam sektor infrastruktur, agribisnis, pariwisata, dan industri kreatif.
Repnas melihat peluang ini sebagai kesempatan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dengan mendatangkan investor yang dapat membawa manfaat signifikan bagi masyarakat setempat.
“Repnas siap menjadi jembatan yang menghubungkan para pengusaha nasional dengan kebutuhan Aceh dalam bidang investasi.
Kami berkomitmen untuk mendukung pemerintah daerah yang baru dalam membuka akses terhadap peluang-peluang investasi yang ada,” ujar Mahfudz
Lebih lanjut, Bendahara Repnas Aceh Agung Prabowo, menyatakan bahwa Repnas Aceh telah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk pelaku usaha, calon kabinet Prabowo-Gibran yang akan baru dilantik dan lembaga terkait untuk mempercepat proses masuknya investasi ke Aceh.
Dia menyebutkan, saat ini para investor lebih menunggu melihat hasil Pilkada di Aceh, dan berharap Mualem – Dek Fad bisa memenangkan kontestasi ini.




