“Ini suatu kegiatan positif yang mengingatkan kita semua tentang hari lahirnya Rasulullah Nabi Muhammad Salallahu Alaihi Wasallam sebagai panutan bersama. Yang tentunya, sangat kita harapkan bersama syafaatnya (Nabi Muhammad SAW) diakhirat kelak. Maka dari itu, marilah kita ikuti rangkaian acara hari ini dengan penuh antusias dan kegembiraan.” Ungkap Wagiman sebagai ketua panitia.
Acara yang dihadiri sekitar dua ribu lima ratus jama’ah termasuk non muslim. Terlihat acara tersebut ada persaudaraan dan kebersamaan yang erat dalam kekeluargaan walaupun berbeda kepercayaan. Bhinneka Tunggal Ika terbina kuat dan benar-benar di implementasikan di kecamatan Raya Kahean tekuhus di Desa Bah Bulian. Dalam sambutannya sebagai tokoh masyarakat Dr H Anton Ahmad Saragih menyampaikan, “Terimakasih kepada panitia karena sudah mengundangnya dalam acara ini. Mari kita jadikan acara ini untuk mempererat silaturahmi dan persaudaraan. Nabi Muhammad Saw menjadi contoh bagi seluruh umat. Pemimpin yang amanah itu, ketika berbicara ia tidak berdusta, ketika berjanji tidak mengingkari, dan ketika ia diberi amanat tidak berkhianat”. Tutup nya.




