Namun ketika melihat anggota geng motor membawa kelewang dan menyeretnya di atas aspal, warga pun ketakutan lalu masuk kedalam rumah lagi.
Selanjutnya mereka melempar rumah Sainem pakai batu sehingga kaca jendela depan sebelah kiri pecah. Selain itu, truk Mitsubishi colt diesel warna kuning BK 8239 CT yang parkir depan rumah Sainem, kaca samping kanan juga dipecahkan. Bahkan, dua unit sepeda motor Yanaha NMax dan Honda Vario yang ada di sekitar lokasi kejadian dibacoki.
“Semua rata-rata bawa kelewang, kami takut. Kelewangnya diseret di aspal. Pemilik sepeda motor terpaksa menyelamatkan diri kedalam rumah,” sebut beberapa warga sekitar, Minggu siang
Usai melakukan keonaran di tempat itu, puluhan pria diduga anggota geng motor tersebut bergerak pulang sambil teriak-teriak mencari lawan seraya menggeber-geber sepeda motornya.
Rencananya pemilik rumah dan truk akan buat laporan ke polisi.
“Kami mohon kepada petugas Kepolisian agar meningkatkan patroli. Kami sangat ketakutan pada saat kejadian itu. Polisi jangan patroli sebentar terus pulang setelah foto-foto,” ungkap warga di sana. (Red)




