Simalungun, Nusnet.news- Hari Kebangkitan Nasional ke-116 mengangkat tema “Kebangkitan Kedua Menuju Indonesia Emas”. Bertindak sebagai komandan upacara Kasubsi Keamanan Agus Saragih, perwira upacara KPLP Ucok Sinabang.
Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi dalam sambutan tertulisnya dibacakan Kalapas mengatakan, embrio Indonesia lahir dari kemajuan modern dan pencerahan, dari kaum muda berpendidikan yang tidak kehilangan identitas keindonesiaanya.
Embrio Indonesia lahir dari keragaman pikiran para kaum muda sebagai embrio bangsa. Di tangan kaum muda terdidik inilah cita-cita kemerdekaan dan kebebasan dirumuskan dan diperjuangkan. Alam kemerdekaan hanya bisa dicapai jika manusia setara dan bebas. Manusia yang bebas dan setara hanya dimungkinkan jika manusia tersebut terpelajar dan. Kebangkitan nasional adalah penanda lahirnya zaman baru. Pencetus cara berpikir baru.
Semangat kebangkitan nasional merumuskan kemerdekaan sebagai wahana memperjuangkan kedaulatan dan kemuliaan manusia. Apa yang digagas Boedi Oetomo, Kartini dan para embrio bangsa, kemudian dirumuskan Bung Karno sebagai “jembatan emas”. Lebih lanjut disampaikan Budi, dalam dua dekade terakhir, perubahannya demikian pesat. Teknologi digital, misalnya, telah melesat jauh melampaui bayangan banyak orang.




