Kata dia, kordinator bandar besar togel di sana berinisial ISMAL oknum aparat yang berdomisili di seputaran Rambung Merah ini menguasai sepenuhnya perputaran judi tebak angka di Kecamatan Bandar, Bandar Masilam.
Kemudian Kecamatan Pematang Bandar, dan Bandar Huluan termasuk Kecamatan Tapian Dolok dan Dolok Batu Nanggar bekerja sama dengan PTR yang berdomisili di seputaran Serbelawan.

Dijelaskannya, penulis togel tersebar di setiap warung kopi dan lapo tuak menyetor kepada ISMAL dan PTR kemudian sekian persen di setor ke RJ Belawan, dan inisial Korlap di Simalungun ini sudah tidak asing lagi dikalangan para pemain togel. Bahkan omset yang diterimanya bisa sampai puluhan juta sekali putaran, katanya.
Sehingga warga meminta Kapolres Simalungun atau pun Polsek setempat, agar memberantas jaringan bandar togel di wilayah hukumnya masing-masing.
“Kita minta kepada Kapolres yang baru segera memerintahkan jajarannya menghabisi segala bentuk perjudian terutama judi tebak angka di Kabupaten Simalungun ini, karena sudah lama meresahkan. Kita percaya kepada Kapolres yang baru ini,” katanya.




