Banyak santri berpotensi tinggi yang ingin berkuliah namun yang terkendala oleh keuangan sehingga tidak mampu melanjutkan Pendidikan ke Universitas. Namun dengan hadirnya Dr. Ulya ke Pesantren ini dapat memberikan solusi yang akan membantu Santri untuk lanjutkan Pendidikan ke Universitas.”Banyak Santri memiliki potensi tinggi, tapi tidak mampu secara keuangan untuk kuliah, kami berharap Pak Rektor dapat memberi solusi”,harapnya.
Dalam sosialisasinya, Rektor Univa Labuhanbatu, Dr. Basyarul Ulya, S.H.M.M menyampaikan, kunjungan silaturahmi ini mengingatkannya semasa mejadi seorang santri pada masa itu. Menjadi seorang santri sangatlah beruntung karena memiliki kemampuan yang lebih unggul, terkhusus di bidang agama,sebab ilmu yang diajarkan lebih banyak diberikan kepada santri dalam pondok pesantren dibandingkan yang tidak mondok di Pesantren,”beruntunglah yang menjadi santri, karena potensi yang dimiliki bisa diaplikasikan dimasyarakat”.ungkapnya.
Santri diharapkan harus mampu menguasai bahasa asing, terkhusus Bahasa Arab dan Bahasa inggris, Karena dengan penguasaan bahasa asing tersebut akan menjadi modal para santri untuk bisa meraih beasiswa di Univa Labuhanbatu. Namun bukan hanya beasiswa yang akan diraih, Univa Labuhanbatu memiliki Program pengembangan SDM mahasiswa dengan melakukan kerjasama dengan Universitas Nasional dan Internasional. Kerjasama Luar Negeri tersebut seperti di KUIS Selangor Malaysia, Dua Universitas di Turki dan satu perusahaan di Makkah, salahsatunya mahasiswa yang melaksanakan PPL ke Negara Thailand,”Mahasiswa Univa Labuhanbatu baru saja kembali dari thailand dalam pelaksanaan kewirausahaan dan PPL”.




