Apapun yang kita kerjakan merupakan realisasi dari sila kelima Pancasila bagaimana merealisasikan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia bahwa pada tahun 2004 paling tidak sesuai dengan alokasi APBN, yang pertama perbaikan kualitas sumber daya manusia dengan menghapus kemiskinan ekstrem, menurunkan stunting, peningkatan akses dan kualitas layanan kesehatan dan pendidikan, kedua adalah percepatan transformasi ekonomi hijau melalui hilirrisasi sumber daya alam, revitalisasi industri, penguatan ekonomi hijau serta reformasi data dan yang ketiga adalah pemberian subsidi dan bantuan sosial yang tepat sasaran dengan peningkatan fungsi akurasi data”. ujarnya.
“Alhamdulillah tadi sudah disampaikan pada saat pelaksanaan penyerahan DIPA dan transfer ke daerah dan Dana Desa (DKDD) Tahun Anggaran 2024 di wilayah Sumatera Utara telah dilaksanakan, pemerintah pusat telah mengalokasikan anggaran APBN sebesar 67,77 triliun, untuk Provinsi Sumatera Utara naik 3,7% yang terdiri dari dana transfer ke daerah dan Dana Desa sebesar 44,11 triliun dan belanja kementerian dan lembaga sebesar 23.63 triliun, sebagaimana arahan presiden kita Joko Widodo, bahwa kebijakan fiskal tahun 2024 dirancang untuk memperkokoh pondasi pondasi perekonomian dalam menghadapi tantangan saat ini maupun di masa yang akan datang serta diarahkan untuk mendukung peningkatan produktivitas untuk transformasi ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan” pungkas PJ. Gubsu.




