Asahan, Nusnet.news- Ketua Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Asahan Dr Syamsuddin Lubis ST. SE. MM Kabupaten Asahan mengatakan sangat mengapresiasi dengan adanya kegiatan sosialisasi anti korupsi pada calon legislatif kabupaten Asahan 2023 dan menyongsong Pemilu 2024,
yang di lakukan di Aula Hotel Marina jln Sisingamangaraja Jum’at (8/12/2023).
Tidak kita pungkiri kasus korupsi di Indonesia sebagian besar adalah para anggota legislatif.
“Mungkin pendidikan anti korupsi itu ada sejak tahun 2011, yang mana generasi – generasi pada masa sekolah dulu belum sempat memahami pendidikan anti korupsi,” terang Syamsuddin.
Maka dari itu lanjut Syamsuddin mengatakan tujuan sosialisasi ini sangat baik dan positif untuk pemahaman bagi parpol dan caleg yang akan mengikuti konstalasi politik tahun 2024.
Sementara ditempat yang sama Kepala Kejaksaan Negeri Asahan yang di wakili Ersa Satria Sinulingga SH menyebutkan tujuan dari Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) itu adalah tindak penindakan.
Jadi kami sendiri di Kejaksaan Negeri Asahan, tolak ukurnya bukan berapa orang yang sudah dipenjara, itu menjadi prioritas nomor dua.
Perioritas pertama adalah bagaimana caranya menyelamatkan keuangan negara tanpa harus menghukum dulu.




