Billy menambahkan, bahwa Aliansi BEM NUS Sumsel terdiri dari 32 kampus di dalam 8 Kota Kabupaten se-Sumsel yang merupakan Mahasiswa-mahasiswa aktif dikampus.
“Kita BEM Nus akan menyikapi kebijakan yang telah dikeluarkan atau diputuskan oleh Pemerintah Daerah maupun pusat, dan benar-benar mengkaji kebijakan itu,” tambahnya.

Apabila ada kebijakan yang tidak pro rakyat, maka kami akan mengirimkan peringatan kepada pihak pemerintah, bisa dengan surat audiensi atau langsung menyuarakan aspirasi,” tegasnya.
Masih kata Billy, Kami akan terus mengawal Kebijakan Pemerintah, mengkaji secara seksama dan mengkritisi apabila ada kejangalan-kejanggalan yang tidak sesuai dengan apa yang diinginkan oleh rakyat, demi kemajuan bangsa dan tanah air di Indonesia.
“Mahasiswa adalah Agent Of Change, Social Control dan iron Stock tiga icon penting dalam menjalankan peran di masyarakat. Agent of Change Sebagai agen perubahan yang langsung bergerak di masyarakat,” ujar Billy.
Selaku Koordinator Bemnus Sumsel terpilih, Billy mengatakan, bahwa BEM NUS akan menjadi Social Control sebagai control social yang aktif dalam pergerakan perubahan sementara.




