“Sering beda pendapat adalah sesuatu yang wajar dalam suatu penanganan kasus. Sebab kita melihat dari perspektif masing-masing. Sebagai direktur penyelidikan, selama ini treatment kasus per kasus sebenarnya tidak ada perbedaan,” kata Endar dalam wawancara via zoom yang disiarkan di tv, dikutip Jumat 7 April 2023.
“Kalau beda pendapat adalah hal biasa, tak hanya di kasus Formula E, dalam pembahasan kasus apapun sering ada perbedaan pendapat. Dan sebenarnya perbedaan pendapat inilah yang nantinya bakal dijadikan bahan penyempurnaan penyelesaian terhadap suatu perkara,” kata dia.
Soal perbedaan cukup tajam antara Brigjen Endar dan Firli Bahuri, dia mengakui memang betul hal tersebut terjadi. Baginya, kasus Formula E masih berproses dan belum selesai dan memang belum bisa diputuskan.
“Memang betul saya berbeda pendapat cukup tajam dengan beliau dan beberapa pimpinan, ini kan belum selesai. Kasus penanganan Formula E masih proses, belum selesai, tapi soal ada perbedaan memang hal wajar. Kalau masalah ada yang tajam, hal biasa buat kita,” kata dia.




