
“Apakah harus warga yang menanggung derita dari aktivitas truk pengangkut Tanah yang diduga tidak memiliki izin, Bahkan di salah satu sudut jalan sudah ditempel Spanduk yang bertuliskan “Pejabat Makan Keju Masyarakat Makan Debu” kami sangat resah dengan aktivitas truk pengangkut Tanah yang melintas di daerah kami ini,” tukas Sari geram.
Saat dikonfirmasi Imam Syafei selaku Kapolres Banyuasin melalui Indrowono selaku Kepala Satuan Lalu lintas (Kasat Lantas) Polres Banyuasin, menyikapi maraknya mobil angkutan Tanah yang melintas di wilayah Banyuasin, mengatakan, nanti akan kita croscek ke lapangan.
“Kami akan Berkoordinasi dengan pihak Instansi terkait dalam hal ini ada Dinas Perhubungan, PUPR dan akan melakukan pengecekan langsung kelapangan,” ujar Kasat Lantas Polres Banyuasin.
Sementara itu saat dikonfirmasi melalui Wakil Bupati Banyuasin yang akrab disapa Pakde Slamet, menanggapi keluhan masyarakat terkait maraknya mobil Truk angkutan yang melintas di wilayah Tanah Mas mengatakan, bahwa dirinya sedang menghadiri suatu acara.




