“Pelaku merupakan kakak tiri bayi tersebut. berinisial TD yang masih berusia 15. Di mana TD anak dari hasil pernikahan pertama korban Effa.” Katanya.
Dari penyelidikan yang di lakukan Sat Reskrim polres singkawang. Pelaku nekat melakukan aksinya dengan membawa bayi tersebut menggunakan ojol lantaran cemburu atau iri hati lantaran merasa tidak di perhatikan oleh orang tua nya.
“Motif nya. Pelaku iri. Atau dengki lantaran orang tua pelaku kurang memberikan kasih sayang terhadap pelaku.” Katanya.
Dari kejadian tersebut. Polisi berhasil mengamankan barang bukti pakain pelaku saat melakukan aksinya. Gendongan bayi. Dan alat bukti lainya.
“Atas perbuatannya. Pelaku di ancam dengan pasal 83 ayat dua Junto 76F tentang perlindungan anak dengan ancaman kurungan paling singkat 3 tahun paling lama 15 tahun. Namun pelaku tidak di tahan. Lantaran masih di bawah umur. Dan pelaku juga masih kerabat korban. Dan korban akan mencabut laporan polisi.” Jelasnya.
Sementara itu. Ayah tiri pelaku Tomy mengaku tak menyangka TD melakukan hal senekat itu.




