
“Kemanfaatan digitalisasi mulai nampak dengan implementasi pengembangan model agribisnis hulu-hilir melalui fasilitasi penandatanganan kerjasama antara petani dengan off taker di beberapa daerah, ini menunjukkan menguatnya ekonomi berbasis digital.” tegas Teguh.
Disamping itu Teguh menyampaikan bahwa Pemerintah Daerah turut mendorong peningkatan penggunaan salah satu Produk dari Kegiatan ICT program IPDMIP yaitu aplikasi Matani.id, aplikasi yang dibangun oleh Ditjen Bina Pembangunan Daerah ini dapat menjadi contoh baik untuk membentuk satu ekosistem kemitraan agribisnis berbasis digital yang kuat. Aplikasi ini kedepan dapat dikembangkan oleh daerah maupun pegiat pertanian, disesuaikan dengan peluang dan kebutuhan masing-masing.
“Semakin bertambah jumlah pengguna aplikasi akan semakin memperkuat potensi manfaat yang diperoleh petani.” tambah Teguh

Menurutnya, tugas besar yang harus dilakukan kemudian adalah bagaimana mendorong penguatan peran masing-masing aktor, seperti Pemerintah Pusat maupun daerah dalam menyediakan infrastruktur digital, regulasi, serta pembinaan yang berkelanjutan.




