” Kami menduga ada permainan para mafia dan kongkalikong di balik program bantuan bagi fakir miskin di Aceh Timur ini, bahkan mereka memperkaya diri serta berfoya – foya dengan hasil dari merampas hak – hak ribuan fakir miskin itu, bahkan penegak hukum terkesan membiarkannya,” ungkap Nyak Li.
Dia membeberkan, bahwa pihaknya akan membongkar semua dugaan penyimpangan itu hingga ke akar – akarnya, dan membeberkan siapapun pihak – pihak yang diduga kuat terlibat di dalamnya.
” Kami akan terus gencarkan investigasi dan membongkar semuanya, baik data dan fakta di lapangan, bahkan seluruh aliran dana dari program tersebut, hingga bila perlu soal dugaan memperkaya diri dan mereka gunakan untuk apa saja aliran uang itu, dan kami tidak peduli siapa pun terlibat,” ungkapnya.
Nyakli juga mengingatkan para kepala desa beserta jajarannya, melakukan pengecekan ke rumah-rumah penerima bantuan untuk mendata dan memastikan jumlah material yang diserahkan oleh tim pelaksana rumah rehab tersebut.
” Kami ingatkan kepala desa, jangan ada yang coba – coba bermain, kami akan ungkap, jadi tolong dipastikan itu agar semuanya sampai secara utuh ke masyarakat,” tegasnya.




