- Sukri, MS dengan mengumpulkan suara sebanyak 55 suara
- Baharuddin, SH mengumpulkan suara 28 suara
- Ir.Kasat dengan 2 suara
- Chaidir mengumpulkan 6 suara
- Zul Fikar mengumpulkan 10 suara
- Alkindi dengan 1 suara
- DRS.Arsal memperoleh 2 suara
- Kamaruddin memperoleh 1 suara
Seharusnya mekanisme sistem pengumpulan suara seperti ini (Voting) Sukri MS lah yang berhak untuk menjadi calon Ketua Musara Gayo Priode 2022- 2025 secara mutlak,
Namun secara tiba tiba tim presedium memutuskan bahwasannya pemilihan Ketua harus dua putaran, hal tersebut yang menyebabkan Sukri MS merasa kesal
Dan pada saat ditanya kesediaannya untuk dipilih kembali pada putaran kedua tentang kesediaannya untuk memimpin Musara Gayo kedepan, dan secara sepontan Sukri MS menolak dan tidak bersedia untuk memimpin Ormas yang sangat di cintai oleh suku Gayo Kota Langsa ini bila dilakukan dua putaran karena sudah jelas dan nyata dirinya ( sukri MS) terpilih dan telah mencukupi korum 50+1
Entah aturan mana yang diambil oleh Tim Presidium sehingga kembali memutuskan saudara Baharuddin, SH ditunjuk untuk memimpin Musara Gayo Kota Langsa priode 2022 – 2025 yang hanya dapat suara pendukung 28 suara itu tuturnya.
Dengan keputusan ini Masyarakat Gayo Kota Langsa merasa tidak puas atas keputusan yang diambil secara sepihak oleh Tim Presedium, yang diduga dimotori oleh salah satu partai politik dan melakukan Musyawarah kembali sehingga membubuhkan tanda tangan untuk mengangkat Sukri MS menjadi Pimpinan Paguyuban Musara Gayo Kota Langsa dan menolak Baharuddin, SH untuk memimpin mereka Priode 2022 – 2025.




