Mirisnya pemodal catering yang langsung dengan PP Urban, pembayarannya di cicil dan mereka mengeluh juga pada saya. Begitu juga dengan upah pekerja bangunan yang masih belum dibayarkan oleh Vendor dengan alasan belum di bayarkan oleh PP urban, karena pembayaran di cicil.”
” Lanjut hasan, Pada isi perjanjian jelas di sebutkan pembayaran pengerjaan reguler ada yang 45 hari dan ada yang 90 hari, tapi kenyataan PP Urban sebagai Maincon membayar dengan mencicil,” tungkas Hasan.
Saya yang mendanai pengerjaan Cut & Fill RSUD Cilograng dengan pemegang SPK (Perorangan nama Asmuni) dari bulan Maret 2022 hingga Oktober 2022.ini belum juga diselesaikan pembayarannya,
Ketua DPC Badak Banten Kecamatan Bayah Asep Dedi Mulyadi menyangkan atas sikap PP Urban yang terkesan mengabaikan terhadap hak-hak para Vendor yang turut andil dalam pembangunan RSUD Cilograng.
“Saya lihat ini dah gak elok, ini bukan lagi pemberdayaan bagi para pengusaha lokal. Pasalnya, para pengusaha atau perusahaan lokal yang melakukan kerjasama dengan PP Urban banyak yang mengeluhkan akibat macetnya pembayaran dari pihak PP Urban. Yang padahal sebagaimana yang di sampaikan Hasan Sadeli, bahwa pihak Dinkes Provinsi Banten sudah melakukan pembayaran kepada PP Urban sebesar kurang lebih 25%. Tapi kenapa pihak PP Urban banyak menunggak terhadap para vendor,” tegasnya.




