Pelatihan ini sebelumnya telah dilaksanakan di Kabupaten Aceh Barat dan Aceh Besar, hari di Aceh Tamiang dengan mengundang narasumber Bapak Dr. Ir. H. Nugroho Widiasmadi, M. Eng,” imbuhnya.
Pelatihan ini bertujuan, melakukan pertanian secara terintegrasi, dan Bank Indonesia sangat konsen tentang ketahanan pangan di Indonesia dan sudah menjadi tugas BI agar tidak terjadi inflasi.
“Saat ini Kita dihadapkan dengan masalah yang sama dengan daerah lain yaitu kelangkaan pupuk dan masalah lainnya.
Dengan keadaan seperti itu lah yang memaksa kita untuk beralih ke organik dan para petani haruslah dibekali dengan ilmu selaku pelaku dilapangan,” terangnya.
Ia berharap pertanian dapat menjadi satu kesatuan yang bisa menurunkan angka produksi dan meningkatkan produktivitasnya.
Tentunya hal ini nantinya akan dipantau bagaimana implementasi nya di lapangan, hingga bisa dibuktikan secara terukur.
Oleh karenanya Pemkab dan BI harus bersinergi namun tanpa dukungan dari kelompok tani, tidak akan bisa berjalan dengan baik.




