Sambung Ketua Eksekutif Komda LP-KPK Aceh Ibnu Khatab mendesak pihak pelaksana proyek tol sudah seharusnya mencari solusi atau evaluasi atas keprihatinan masyarakat sekitar yang terdampak debu atau imbasnya Volusi ini, dapat memperhatikan minimal pemberian dana sabun cuci oleh pihak pelaksana proyek dan maksimal dapat memperkerjakan masyarakat/ atau pemuda Gampong, tujuannya untuk mengurangi pengangguran pada Gampong dimaksud.
Untuk selanjutnya dengan rampungnya Pembangunan ruas jalan Tol tersebut, sesuai yang diharapkan bersama. kemudian akan mendorong pemulihan ekonomi di Aceh, terutama pada koridor Banda Aceh ke Sigli dan sebaliknya.
Nilai Pembangunan Jalan Tol Aceh Besar-Sigli terdiri dari 5 seksi, yakni Seksi 1 Padang Tiji Seulimeum (25 km), Seksi 2 Seulimeum – Jantho (6 km), Seksi 3 Jantho-Indrapuri (16 km), Seksi 4 Indrapuri-Blang Bintang (14 km), dan Seksi 5 Blang Bintang-Kuto Baro dan Darussalam (8 km). Tuturnya
Kajian kami pembangunan Jalan Tol Aceh Besar-Sigli merupakan salah satu ruas Tol Trans Sumatera yang menjadi Proyek Strategis Nasional (PSN), Dengan dibangunnya tol akan memangkas jarak dan waktu tempuh pengguna jalanan dari Banda Aceh ke Sigli dari sekira 2-3 jam dengan kondisi jalan yang berkelok-kelok melalui perbukitan menjadi hanya 1 jam perjalanan.




