Penanaman bibit jagung dan kopi di Blangjerango tersebut, dihadiri langsung oleh Deputi Pemberdayaan masyarakat Rombongan BNN RI, Pengurus BNNP Aceh, Wakil Bupati Gayo Lues, BNNK Gayo Lues serta BNNK se-Aceh, Dinas Pertanian Gayo Lues dan sejumlah SKPK lainnya serta kelompok tani mandiri dan masyarakat Blangjerango juga turut mengikuti pelaksanaan tersebut.
Turut semangat mendatangi kabupaten yang dijuluki negeri di atas awan tersebut, BNNP Aceh, Bridjen. Pol. Heru Pranoto,M.Si membawa rombongan besar. Ia turut mengikutkan perwakilan tiap-tiap BNNK se-Aceh. Hal ini dilakukan sebagai bentuk dukungan dari seluruh BNNK se-Provinsi sekaligus menjadi dorongan dan motivasi bagi BNNK lainnya untuk turut serta mengakselarasi instansinya masing-masing.
Wakil Bupati Gayo Lues, H. Said Sani yang juga menghadiri acara mengaku sempat merasa gusar akan kondisi Gayo Lues beberapa tahun silam, tergiurnya sejumlah oknum masyarakat untuk terjerumus dalam bisnis gelap narkotika. Namun, Ia mengaku merasa lega dengan lahirnya program GDAD semakin menyadarkan masyarakat akan bahayanya narkoba.




