Dengan adanya diseminasi penelitian akseptasi masyarakat terhadap QRIS di Kabupaten labuhanbatu ini, kita berharap sinergi dan kolaborasi antara pemerintah baik Bank Indonesia, para pelaku usaha dan masyarakat dalam pengembangan ekonomi digital sistem pembayaran non tunai dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Labuhanbatu.
Manfaatkan kegiatan ini dengan sebaik-baiknya sehingga mampu meningkatkan pemahaman kita akan pentingnya cashlees payment- Qris dalam pembangunan Kabupaten labuhanbatu.harapnya.
Dikesempatan tersebut Kepala perwakilan Bank Indonesia Cabang Pematang Siantar Teuku Munandar mengatakan, Perkembangan jaman di era digital begitu pesat berkembangnya sehingga kita juga harus mengikuti perkembangan ini, jangan sampai kita tergilas karena kita tidak mengikuti perkembangan kita tergilas pada jaman kita.
Contoh dampaknya sudah kalau dulu mungkin ada orang yang malas menggunakan smartphone karena repot segala macam tapi sekarang mau tidak mau kita harus menggunakannya, ucapnya.




