Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu sangat mendukung kegiatan penelitian yang dilaksanakan Bank Indonesia bekerjasama dengan universitas Labuhanbatu dalam rangka mengkaji penerimaan masyarakat terhadap sistem pembayaran tanpa uang tunai.ucap Wabub.
Dengan adanya kebijakan nontunai kita harapkan dapat memberikan dampak yang positif bagi perekonomian Kabupaten labuhan batu sosialisasi transaksi non tunai harus kita laksanakan secara simultan baik pada aparatur pemerintah pelaku usaha dan masyarakat, kita berharap Bank Indonesia sebagai lembaga yang menggagas sistem pembayaran Indonesia 2025 dapat memberikan arah yang jelas guna memperoleh manfaat digitalisasi dalam sistem keuangan.
Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu sangat mendukung penerimaan QRIS di Kabupaten Labuhanbatu dengan harapan masyarakat terutama para pelaku dan UMKM memperoleh manfaat sebesar-besarnya seperti peningkatan penjualan karena pembayaran berbasis digital.
Menurut Hj.Ellya Rosa, peningkatan penjualan pembayaran berbasis digital meningkatkan daya saing mengurangi biaya pengelolaan kas, terhindar dari uang palsu tidak perlu menyediakan uang kembalian, transaksi tercatat secara otomatis dan bisa dilihat secara real dan lain sebagainya.ujar Wakil Bupati.




