Senada dengan Itu Ryanda Saputra, Kepala Cabang ACT Aceh, sangat Optimis kedepannya Sabang bisa menjadi Kota dengan tingkat filatropi yang tinggi.
“Sabang adalah bagian dari Aceh, selama ini Alhamdulillah Aceh pernah beberapa kali dipercayakan untuk membantu ketersediaan pangan di negara yang sedang dilanda krisis kemanusiaan, seperti melaunching kapal yang mengangkut ribuan ton beras di Masjid Raya Baiturrahman, belum lagi dari sejarah yang lama kita pernah menjadi penyumbang pesawat terbang untuk mendukung kemerdekaan Indonesia. Jadi kedepan kita percaya Sabang akan menjadi sumber filantropi untuk pembangunan lokal maupun menolong saudara luar negeri yang sedang membutuhkan pertolongan”,Jelas Ryanda.
Husaini Ismail, Head of Regional RND Sumbagut menambahkan bahwa salah satu kunci utama dalam Gerakan filantropi ini adalah mengajak sebanyak mungkin untuk berkontribusi dalam bentuk apapun.
“Jika berbicara MRI (Masyarakat Relawan Indonesia) itu mereka berasal dari semu profesi baik itu dokter, pengacara, pembisnis, tukang becak sampai dengan mahasiswa, artinya keterlibatan semua bentuk profesi akan memudahkan mewujudkan pembangunan berbasis kerelawanan,” Jelas Husaini Ismail.




