Menurut Serda Semedi Joko Susilo, dengan ternak kambing, juga mendapatkan keuntungan dari hasil kotoran kambingnya, karena dapat difermentasikan untuk dijadikan pupuk kompos buat tanaman buah.
“Dalam satu karung 15 Kg harga jualnya bisa dibandrol Rp. 30.000.” katanya.
Ketertarikan dengan hasil yang didapatkannya, membuat masyarakat melirik usaha Serda Semedi Joko Susilo. Salah satu warga binaannya, Hasan Barsi (43) mengikuti jejak Babinsa bergelut untuk membudidayakan kambing etawa tersebut.
“Dalam waktu empat tahun kambingnya dapat berkembang mencapai 25 ekor. Dengan dijualnya 20 ekor kambing pak Hasan mampu membeli sebidang tanah,” kata Babinsa.
Untuk itu, Serda Semedi berharap, masyarakat lainnya untuk termotivasi mengikuti jejak dirinya dalam membudidayakan kambing etawa. Karena menurutnya dapat mendongkrak perekonomian masyarakat.
“Saya merasa senang, melalui ilmu yang saya miliki dan saya tularkan dapat membantu masyarakat mendongkrak perekonomian, khususnya kepada warga binaan saya,” ungkap Babinsa.
(Wartawan Wiwin Hendra)




