Jangan tindas masyarakat, rakyat sedang sekarat akibat tetputuk nya ekonomi, sementara oknum oknum ingin mengambil manfaat untuk merampas uang rakyat.
Menanggapi aspirasi perwakilan masyarakt, Kepala Dinas DPMG Aceh Timur, Adlinsyah membantah tentang pihak DPMG yang paksa Keuchik untuk alokasikan biaya pelatihan dan perjalanan dians luar daerah,
DPMG tidak pernah paksa keuchik, jika tidak mengajukan kegiatan pelatihan dan biaya perjalanan dinas tidak akan di posting, jelas Adlinsyah.
“Setiap usulan desa asal sesuai hasil Musdus dan Musdes tidak akan kita hambat,”tambah Adlinsyah.
Sementara Kepala Inspektur, Faisal, SP menanggapi adanya dugaan mark up biaya bimtek capai Rp 5 juta satu peserta, menilai tidak wajar.
Jika biaya bimtek dilaksanakan di Aceh Timur dengan biaya satu orang peserta Rp 5 juta itu tidak wajar, kita bisa menghitung biaya kamar hotel, konsumsi dan lain nya, tukas Faisal.
(Wartawan Wiwin Hendra)



