“Semoga program semacam ini bisa dilanjutkan secara berkesinambungan, sehingga anak-anak santri bisa mendapatkan informasi yang cukup dan selanjutnya bisa mendaftar menjadi anggota TNI-AD,” katanya.
Sementara itu, Abdul Rauf (21) salah satu santri Tahfiz Qur’an di Ponpes Yapila sangat merasa terpanggil dengan rekrutmen Prajurit TNI-AD jalur santri ini.
Dengan berbekal hafalan 30 Juzz Al-Qur’an, saya pikir tidak dapat mendarma baktikan ilmu saya kepada negara dan bangsa. Akan tetapi, dengan adanya rekrutmen Prajurit TNI-AD jalur santri ini, sebagai generasi penerus bangsa saya merasa sangat terpanggil, dan berkeinginan ikut serta mendaftarkan diri dan bergabung sebagai anggota TNI, khususnya TNI-AD. Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat taufik dan hidayah-nya kepada keluarga TNI,” pungkasnya.
Perlu diketahui bahwa rekrutmen kali ini rencananya dibagi menjadi dua gelombang yang akan terbagi menjadi dua zona, yaitu zona Barat dan zona Timur.
“Rekrutmen gelombang pertama baik zona Timur dan Barat dimulai 3 Januari 2022 sampai dengan 23 Februari 2022. (Wiwin Hendra)




