Dengan diprioritaskannya para santri, Danramil menekankan agar dalam rekrutmen hendaknya juga tetap berpegang pada persyaratan dan ketentuan yang berlaku. Menurutnya, ponpes saat ini menjadi salah satu prioritas jalur masuk sebagai anggota militer. Sudah barang tentu prosesnya juga harus memenuhi apa yang selama ini ditetapkan.
“Kabar gembira untuk para santri ini, tetapi tentunya rekrutmen harus memenuhi syarat dan ketentuan yang ditetapkan,” katanya.
Disela-sela kegiatan tersebut, Kepala Yayasan Yapila Langsa Ismail sangat mengapresiasi dan menyambut baik atas program tersebut. Dia mengucapkan terima kasih baik kepada Kodim 0104/Atim maupun Koramil 22/Lgsb atas terselenggaranya kegiatan tersebut,” ungkapnya kepada awak media.
Dimana, sudah memberi pemahaman juga kesempatan kepada para santri khususnya di Ponpes Yapila untuk bisa mendarma baktikan dan berjuang membela nusa dan bangsa dengan menjadi prajurit TNI-AD.
Ismail juga berharap program yang sangat bagus tersebut bisa terus dilaksanakan secara berkesinambungan.




