Sementara, Ketua Cabor PTMSI Labuhanbatu, M Syahbani menjelaskan, hingga kini mereka kerap mengunjungi klub-klub di bawah naungannya, terlebih satu klub yang baru terbentuk beberapa waktu lalu.
Sebab lanjut pria biasa dipanggil Ucok Bani (Uban), perhatian terhadap atlit yang berprestasi sangat penting dilakukan agar tidak adanya ‘lompat pagar’ ke wilayah lain hanya disebabkan kurangnya perhatian.
PTMSI sendiri menilai, klub harus terlihat aktif baik dalam pelatihan maupun pembinaan. “Kalau tidak ada latihan kami anggap tidak klub, melainkan hanya wadah bermain,” sebutnya.
Pihaknya berharap keberadaan kepengurusan KONI Labuhanbatu di bawah kepemimpinan Upas dapat meningkatkan perhatian bidang olahraga, baik sarana, kepengurusan hingga pembiayaan.
“Sangat banyak tujuannya, selain mampu membawa nama baik Kabupaten Labuhan atau, juga mampu menekan keinginan remaja terkait pergaulan bebas maupun penggunaan narkoba,” ujar Uban. (Koko Wan)




