NusantaraNetizen – Jambi
Gubernur Jambi, Al Haris mengemukakan salah satu penyebab belum maksimalnya pelayanan kesehatan diantaranya karena sumber daya manusia (SDM) yang menangani bidang tersebut, masih kurang.
Demikian disampaikannya saat pembukaan Focus Group Discussion Inventarisasi Materi Penyusunan Pengawasan Atas Pelaksanaan Undang undang Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit yang disampaikan tim Komite DPD RI di Ruang Pola Kantor Gubernur, Senin (15/11/2021).
Dalam rapat kunjungan kerja tersebut Gubernur Al Haris, menyambut dan mengapresiasi kehadiran Komite III DPD RI di Provinsi Jambi.
“Alhamdulillah Provinsi Jambi dalam penanganan Covid-19 sudah mulai melandai, ada tiga daerah masih level III, tetapi sudah zona kuning, karena vaksinnya belum mencapai target,” ujarnya.
Selain sebahagiannya sudah level II, itu dikarenakan ada beberapa daerah vaksinnya belum mencapai 50 persen, seperti Kota Jambi, Batanghari dan Tebo malah telah level I karena vaksinnya sudah mencapai 60 persen.
Dijelaskannya, dalam menyikapi Covid-19 pihaknya belum memiliki standar rumah sakit layak untuk melayani masyarakat di serang wabah, terutama dokter, karena masih minim dokter ektemologi dan spesialis masih kurang.




