Nusantara Netizen – Lhokseumawe
Center for Information of Samudra Pasai Heritage (Cisah) merasa prihatin dengan informasi yang beredar di Aceh bahwa pihak tertentu terkesan berupaya mengecilkan kiprah besar Sultan Al Malik Ash Shalih atau Sultan Malikussaleh, pendiri Kerajaan Islam Samudra Pasai. Berdarkan informasi yang setidaknya sudah berkembang sejak dua tahun lalu dan kini kembali dimunculkan oleh kalangan tertentu di Aceh, Sultan Malikussaleh akan diusulkan sebagai salah satu Pahlawan Nasional,Jumat 18 Februari 2022.
“Cisah kecewa dengan isu yang berkembang dua tahun terakhir ini, di mana Sultan pertama Samudra Pasai dikaitkan dengan deretan pahlawan kemerdekaan Indonesia dan diusulkan untuk dicatat sebagai Pahlawan Nasional. Kami menilai ini sebuah upaya pengkerdilan terhadap kiprah besar Sultan Al Malik Ash Shalih,” kata Ketua Cisah, Abd. Hamid, Jumat (18/2/2022).
Menurut Abd. Hamid, kenapa tidak misalnya diusulkan Pang Nanggroe, Pang Usuh, Pleton Karya, Pang Saleh, dan lain-lain, yang andil mereka sangat jelas di masa-masa pra kemerdekaan Indonesia, jika pihak tertentu ingin mengusulkan atau menambah nama-nama pahlawan nasional dari Aceh. “Hemat kami, sejarah wajib menempatkan tokoh-tokoh secara proporsional,” ujar Abd. Hamid akrab disapa Abel Pasai.




