Pematangsiantar, Nusnet.news- Upaya membangun kepedulian bersama terhadap bahaya narkotika terus didorong melalui komunikasi dan kemitraan antara masyarakat sipil dengan aparat penegak hukum.
Hal tersebut menjadi semangat dalam pertemuan KPKM-RI (Kongres Pemberantasan Korupsi Manipulatif Rakyat Indonesia) Hunter D. Samosir dengan Kasat Narkoba Simalungun AKP Charles Hartono Nababan, S.H., didampingi Kanit 1, yang berlangsung di Warkop Kampung Halaman, Jalan Sudirman, Pematangsiantar, Selasa, 1 September 2026.
Pertemuan ini merupakan bagian dari upaya membangun komunikasi dan kemitraan dalam mendukung pencegahan serta pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika, khususnya di wilayah Kabupaten Simalungun.
Bagi KPKM-RI, persoalan narkoba bukan hanya persoalan penegakan hukum. Di balik penyalahgunaan narkotika terdapat persoalan kemanusiaan yang dapat menyentuh keluarga, pendidikan, lingkungan sosial dan masa depan generasi muda.
Karena itu, pendekatan preventif dinilai memiliki posisi penting. Masyarakat perlu mendapatkan informasi dan edukasi yang benar agar memiliki kesadaran untuk melindungi diri, keluarga dan lingkungannya dari ancaman penyalahgunaan narkotika.




