Nusantara Netizen
5 Juni 2026 | 00:42 WIB
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • INDEKS
  • TRENDING
  • PERISTIWA
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • LINGKUNGAN
  • INDEKS
  • TRENDING
  • PERISTIWA
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • LINGKUNGAN
No Result
View All Result
Nusantara Netizen
No Result
View All Result
  • INDEKS
  • TRENDING
  • PERISTIWA
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • LINGKUNGAN
Home LINGKUNGAN

Apa yang Ada Dibalik Tempurung Kura-kura? Ternyata Tak Seperti yang Diduga

by Redaksi
29 Agustus 2021 | 20:09 WIB
in LINGKUNGAN
A A
0
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Nusantara Netizen – Jakarta

Kura-kura telah ada di planet bumi sejak sekurangnya 260 juta tahun lalu, namun hingga kini masih banyak kalangan yang terpukau dengan struktur tulang yang menutupi hampir seluruh bagian dari tubuh kura-kura.

Tidak ada hewan lain yang mempunyai tempurung yang tumbuh di punggungnya seperti halnya kura-kura. Bagaimana spesies ini berevolusi dengan sumsum tulang belakang yang bentuknya menjadi sangat “aneh”, terus menjadi pertanyaan.

Kita seringkali tak pernah memikirkan secara mendalam betapa luar biasanya tempurung kura-kura. Tak seperti hewan-hewan bertempurung lainnya (batok, cangkang, shell), -reptil tertua di planet bumi yang masih eksis ini, tak bisa keluar dari tempurungnya karena tempurung pada kura-kura adalah bagian dari struktur tulang yang keras dan kaku.

Namun, masih banyak yang mengira bahwa di dalam tempurungnya adalah kumpulan daging dan lemak yang membuat kura-kura begitu lamban bergerak. Sebenarnya, organ-organ tubuh kura-kura tersusun dengan rapi di dalam rongga besar tersebut, seperti yang tampak pada gambar berikut.

 

Bagian dari organ tubuh dalam kura-kura. Sumber: images.viralnova.com

Inilah yang terjadi saat kura-kura menekuk organ kepala dan ekornya masuk ke dalam tempurungnya.

 

 

Inilah yang terjadi saat kura-kura menekuk organ kepala dan ekornya masuk ke dalam tempurungnya. Sumber: images.viralnova.com

Bagian Pembentuk Tempurung Kura-Kura

Di nukil dari mongabay.com tempurung kura-kura ini terdiri dari dua bagian dan memiliki struktur yang kompleks. Bagian atas yang menutupi punggung disebut karapas (carapace) dan bagian bawah (ventral, perut) disebut plastron. Karapas dan plastron tersambung pada sisi-sisi kura-kura oleh strukur tulang yang disebut bridges.

Kemudian setiap bagiannya ini terdiri dari dua lapis. Lapis luar umumnya berupa sisik-sisik besar dan keras yang tersusun seperti genting, sementara lapis bagian dalam berupa lempeng-lempeng tulang tersusun rapat seperti tempurung.

Tempurung kura-kura terdiri atas 50 tulang dengan tulang rusuk, tulang bahu dan tulang belakang yang menyatu bersama-sama untuk membentuk tempurung eksternal yang keras terbuat dari protein berserat yang disebut keratin.

Tempurung yang keras pada kura-kura mengkompensasikan cara berjalan lambat dan tidak efisien pada kura-kura yang disebabkan oleh kakinya yang pendek.

Luar biasanya kura-kura memiliki kapasitas untuk meregenerasi tulang dan tisu keratin yang rusak pada tempurung. Lapisan epidermis di sekitar bagian yang luka tumbuh di bawah tulang yang mati untuk seterusnya menggantikan bagian yang rusak.

Para peneliti menyebutkan bahwa lewat proses ini sepertiga tempurung kura-kura dapat tergantikan lewat proses yang berlangsung selama satu hingga dua tahun.

Berdasarkan hasil penelitian, tempurung kura-kura memberi petunjuk tentang cara hidupnya. Tempurung yang keras pada kura-kura yang hidup di darat dan bentuknya yang membulat kubah menyulitkan predator yang ingin menghancurkan tempurung dengan gigi taringnya.

Namun, beberapa spesies kura-kura di Afrika diketahui memilik tempurung yang lebih lentur dan datar yang membuatnya mudah bersembunyi diantara batu-batuan.

Dalam golongan keluarga kura-kura, terdapat tiga kelompok yang masuk dalam bangsa ini, yaitu kura-kura (tortoises), penyu (sea turtles), dan labi-labi atau bulus (freshwater turtles). Kura-kura dibedakan lagi menjadi antara kura-kura darat (land tortoises) dan kura-kura air tawar (freshwater tortoises atau terrapins).

Kura-kura yang hidup di darat memiliki tempurung yang lebih keras dari sepupunya seperti penyu dan labi-labi yang hidup di air. Tempurung yang lebih ringan dan fleksibel membantu kura-kura akuatik dan labi-labi untuk bergerak di air dan berenang dengan laju yang lebih cepat. (*)

Tags: kura-kura
Share1Tweet1SendShare
ADVERTISEMENT

Berita Terkait

LINGKUNGAN

Pemkab Labuhanbatu Dukung Penekanan Inflasi Daerah

09/09/2025

Labuhanbatu, Nusnet.news- Pemerintah Kabupaten (Pemkab Labuhanbatu) dibawah pimpinan Bupati dr, Hj Maya Hasmita, Sp,OG, M.K.M, mendukung upaya pemerintah Republik Indonesia...

Read more
LINGKUNGAN

Kodam I/BB Bersihkan Enceng Gondok di Pesisir Danau Toba Wilayah Korem 022/PT.

24/04/2025

Simalungun, Nusnet.news– Dalam rangka menjaga kelestarian Danau Toba, Korem 022/PT melaksanakan kegiatan pembersihan enceng gondok di pesisir danau wilayah Simalungun,...

Read more
HUKUM

67 Milyar ‘Menguap’, Pejabat PTPN IV Medan Dilapor Ke KPK dan Kejagung RI

16/12/2024

Insert foto: Kantor PTPN IV Medan. (Ist) MEDAN, nusnet.news - Sebanyak Tiga Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lingkungan Bersatu, secara resmi...

Read more
DAERAH

Tanggul Bocor, Pemkab Aceh Tamiang dan Anggota DPRA Gerak Cepat

28/11/2024

Teks foto: Tampan 2 unit escavator di stand by kan di lokasi, untuk mencegah terjadinya banjir. (Ist) Aceh Tamiang, Nusnet.News...

Read more

Berita Terbaru

DAERAH

Ahmad Haerudin untung,Resmi Pimpin Pejuang Siliwangi Indonesia Bersatu( PSIB)di Kabupaten Bebde Seguguk, OKI

3 Juni 2026 | 19:44 WIB
PERISTIWA

21 Hari Ops Antik Toba,Polres Siantar Ungkap 18 KasusJaringan Narkoba Dan 29 Tersangka Dibekuk

3 Juni 2026 | 19:41 WIB
Labuhanbatu

Press Release Operasi Antik Toba 2026 Polres Labuhanbatu, Ungkap 81 Kasus Narkoba dan Amankan 96 Tersangka

3 Juni 2026 | 19:38 WIB
OLAHRAGA

Ketua PWI Ucapkan Selamat dan Sukses Atas Pelantikan Ies Fanny Sebagai Ketua Portina Labuhanbatu

1 Juni 2026 | 09:48 WIB
ARTIKEL

Pimred Nusantara Netizen.News Ajak Publik Kokohkan Nilai Pancasila di Hari Lahirnya 1 Juni 2026

1 Juni 2026 | 08:27 WIB
HUKUM

Rikha Permata Sari Desak APH Tuntaskan Kasus Dugaan Kriminalisasi Terhadap Teguh Riyanto

31 Mei 2026 | 23:37 WIB
HUKUM

GP2SS Soroti Anggaran Mobil Dinas Bupati dan Wakil Bupati PALI Senilai Rp6 Miliar

31 Mei 2026 | 11:47 WIB
Labuhanbatu

Polsek Bilah Hilir Ungkap Kasus Kepemilikan Ganja, Seorang Pemuda Diamankan

31 Mei 2026 | 11:43 WIB
PERISTIWA

Gerakan Pemuda Pembaharuan Sumsel Soroti Jalan Rusak di Empat Lawang, Desak Bupati Turun Tangan

30 Mei 2026 | 19:41 WIB
Labuhanbatu

KONI Labuhanbatu Gelar Coaching Clinic Pelatih, Perkuat Persiapan Menuju Porprovsu 2026.

30 Mei 2026 | 18:56 WIB
PERISTIWA

Intervensi Politik Bobby Nasution–Wesly Silalahi atau Sekadar Pencitraan? KPKM RI Pertanyakan Tindak Lanjut SMAN 5 Pematangsiantar

28 Mei 2026 | 20:33 WIB
Labuhanbatu

Praperadilan Tersangka AA Kasus Pelemparan Kaca Mobil Ditolak PN Rantauprapat, Kasat Reskrim:”Semua Sesuai SOP”

28 Mei 2026 | 20:29 WIB

barak barak barak barak barak barak

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Karir
  • Kode Etik
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • SOP Wartawan

©2021-2024 Nusnet.news

rotasi barak berita hari ini danau tobaberita

No Result
View All Result
  • INDEKS
  • TRENDING
  • PERISTIWA
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • LINGKUNGAN

©2021-2024 Nusnet.news

rotasi barak berita hari ini danau tobaberita