Nusantara Netizen
20 Juli 2026 | 03:01 WIB
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • INDEKS
  • TRENDING
  • PERISTIWA
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • LINGKUNGAN
  • INDEKS
  • TRENDING
  • PERISTIWA
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • LINGKUNGAN
No Result
View All Result
Nusantara Netizen
No Result
View All Result
  • INDEKS
  • TRENDING
  • PERISTIWA
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • LINGKUNGAN
Home LINGKUNGAN

Apa yang Ada Dibalik Tempurung Kura-kura? Ternyata Tak Seperti yang Diduga

by Redaksi
29 Agustus 2021 | 20:09 WIB
in LINGKUNGAN
A A
0
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Nusantara Netizen – Jakarta

Kura-kura telah ada di planet bumi sejak sekurangnya 260 juta tahun lalu, namun hingga kini masih banyak kalangan yang terpukau dengan struktur tulang yang menutupi hampir seluruh bagian dari tubuh kura-kura.

Tidak ada hewan lain yang mempunyai tempurung yang tumbuh di punggungnya seperti halnya kura-kura. Bagaimana spesies ini berevolusi dengan sumsum tulang belakang yang bentuknya menjadi sangat “aneh”, terus menjadi pertanyaan.

Kita seringkali tak pernah memikirkan secara mendalam betapa luar biasanya tempurung kura-kura. Tak seperti hewan-hewan bertempurung lainnya (batok, cangkang, shell), -reptil tertua di planet bumi yang masih eksis ini, tak bisa keluar dari tempurungnya karena tempurung pada kura-kura adalah bagian dari struktur tulang yang keras dan kaku.

Namun, masih banyak yang mengira bahwa di dalam tempurungnya adalah kumpulan daging dan lemak yang membuat kura-kura begitu lamban bergerak. Sebenarnya, organ-organ tubuh kura-kura tersusun dengan rapi di dalam rongga besar tersebut, seperti yang tampak pada gambar berikut.

 

Bagian dari organ tubuh dalam kura-kura. Sumber: images.viralnova.com

Inilah yang terjadi saat kura-kura menekuk organ kepala dan ekornya masuk ke dalam tempurungnya.

 

 

Inilah yang terjadi saat kura-kura menekuk organ kepala dan ekornya masuk ke dalam tempurungnya. Sumber: images.viralnova.com

Bagian Pembentuk Tempurung Kura-Kura

Di nukil dari mongabay.com tempurung kura-kura ini terdiri dari dua bagian dan memiliki struktur yang kompleks. Bagian atas yang menutupi punggung disebut karapas (carapace) dan bagian bawah (ventral, perut) disebut plastron. Karapas dan plastron tersambung pada sisi-sisi kura-kura oleh strukur tulang yang disebut bridges.

Kemudian setiap bagiannya ini terdiri dari dua lapis. Lapis luar umumnya berupa sisik-sisik besar dan keras yang tersusun seperti genting, sementara lapis bagian dalam berupa lempeng-lempeng tulang tersusun rapat seperti tempurung.

Tempurung kura-kura terdiri atas 50 tulang dengan tulang rusuk, tulang bahu dan tulang belakang yang menyatu bersama-sama untuk membentuk tempurung eksternal yang keras terbuat dari protein berserat yang disebut keratin.

Tempurung yang keras pada kura-kura mengkompensasikan cara berjalan lambat dan tidak efisien pada kura-kura yang disebabkan oleh kakinya yang pendek.

Luar biasanya kura-kura memiliki kapasitas untuk meregenerasi tulang dan tisu keratin yang rusak pada tempurung. Lapisan epidermis di sekitar bagian yang luka tumbuh di bawah tulang yang mati untuk seterusnya menggantikan bagian yang rusak.

Para peneliti menyebutkan bahwa lewat proses ini sepertiga tempurung kura-kura dapat tergantikan lewat proses yang berlangsung selama satu hingga dua tahun.

Berdasarkan hasil penelitian, tempurung kura-kura memberi petunjuk tentang cara hidupnya. Tempurung yang keras pada kura-kura yang hidup di darat dan bentuknya yang membulat kubah menyulitkan predator yang ingin menghancurkan tempurung dengan gigi taringnya.

Namun, beberapa spesies kura-kura di Afrika diketahui memilik tempurung yang lebih lentur dan datar yang membuatnya mudah bersembunyi diantara batu-batuan.

Dalam golongan keluarga kura-kura, terdapat tiga kelompok yang masuk dalam bangsa ini, yaitu kura-kura (tortoises), penyu (sea turtles), dan labi-labi atau bulus (freshwater turtles). Kura-kura dibedakan lagi menjadi antara kura-kura darat (land tortoises) dan kura-kura air tawar (freshwater tortoises atau terrapins).

Kura-kura yang hidup di darat memiliki tempurung yang lebih keras dari sepupunya seperti penyu dan labi-labi yang hidup di air. Tempurung yang lebih ringan dan fleksibel membantu kura-kura akuatik dan labi-labi untuk bergerak di air dan berenang dengan laju yang lebih cepat. (*)

Tags: kura-kura
Share1Tweet1SendShare
ADVERTISEMENT

Berita Terkait

LINGKUNGAN

Pemkab Labuhanbatu Dukung Penekanan Inflasi Daerah

09/09/2025

Labuhanbatu, Nusnet.news- Pemerintah Kabupaten (Pemkab Labuhanbatu) dibawah pimpinan Bupati dr, Hj Maya Hasmita, Sp,OG, M.K.M, mendukung upaya pemerintah Republik Indonesia...

Read more
LINGKUNGAN

Kodam I/BB Bersihkan Enceng Gondok di Pesisir Danau Toba Wilayah Korem 022/PT.

24/04/2025

Simalungun, Nusnet.news– Dalam rangka menjaga kelestarian Danau Toba, Korem 022/PT melaksanakan kegiatan pembersihan enceng gondok di pesisir danau wilayah Simalungun,...

Read more
HUKUM

67 Milyar ‘Menguap’, Pejabat PTPN IV Medan Dilapor Ke KPK dan Kejagung RI

16/12/2024

Insert foto: Kantor PTPN IV Medan. (Ist) MEDAN, nusnet.news - Sebanyak Tiga Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lingkungan Bersatu, secara resmi...

Read more
DAERAH

Tanggul Bocor, Pemkab Aceh Tamiang dan Anggota DPRA Gerak Cepat

28/11/2024

Teks foto: Tampan 2 unit escavator di stand by kan di lokasi, untuk mencegah terjadinya banjir. (Ist) Aceh Tamiang, Nusnet.News...

Read more

Berita Terbaru

Labuhanbatu

Zulfadly Als Bagong Berhasil Ditemukan Satnarkoba Polres Labuhanbatu

19 Juli 2026 | 20:23 WIB
DAERAH

Danrem 022/PT Dampingi Pangdam I/BB Ikuti Panen Raya TNI Bersama Presiden RI Secara Video Conference di Langkat

19 Juli 2026 | 20:12 WIB
DAERAH

Viral! Praktisi Hukum Desak Polres Siantar Usut tuntas dan Transparan Dugaan Kasus KDRT

19 Juli 2026 | 13:57 WIB
DAERAH

Tokoh-Tokoh TOGA Pandiangan Hadiri Pesta Budaya Mengratahi Sulang Marga Solin di Tinada

19 Juli 2026 | 13:54 WIB
DAERAH

Ketua DPW PP 59 H.DR (HC) Minten Saragih Lantik Ketua DPC Kota Pematang Siantar Dan Kab Simalungun

18 Juli 2026 | 21:37 WIB
Labuhanbatu

Peringati HKN 2026, Bupati Labuhanbatu Ajak Orang Tua Jadikan Rumah Istana Aman Bagi Anak

18 Juli 2026 | 19:30 WIB
Labuhanbatu

Wakili Indonesia, Caroline Cicilia Raih Emas Olimpiade Asia

18 Juli 2026 | 19:13 WIB
DAERAH

JMSI Sergai–Tebing Tinggi Masa Bakti 2025–2030 Resmi Dilantik, Ratusan Papan Bunga Hiasi Pantai Romantis

18 Juli 2026 | 18:56 WIB
DAERAH

Ketua JMSI Sumut Ajak Pengurus Hadiri Pelantikan, Rakerda tahun 2026 dan Family Gathering

17 Juli 2026 | 19:44 WIB
DAERAH

Pengurus Cabang JMSI Sergai-Tebing Tinggi Nyatakan Siap Jadi Tuan Rumah Rakerda 2026, Pelantikan, dan Family Gathering

17 Juli 2026 | 19:40 WIB
DAERAH

KONI Labuhanbatu Seleksi Fisik 272 Atlet Menuju Porprovsu 2026

17 Juli 2026 | 19:37 WIB
HUKUM

Kuasa Hukum TF Desak Polres Tebingtinggi, Gelar Perkara Dugaan Laporan Tindak Pidana Perzinahan

17 Juli 2026 | 13:38 WIB

barak barak barak barak barak barak

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Karir
  • Kode Etik
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • SOP Wartawan

©2021-2024 Nusnet.news

rotasi barak berita hari ini danau tobaberita

No Result
View All Result
  • INDEKS
  • TRENDING
  • PERISTIWA
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • LINGKUNGAN

©2021-2024 Nusnet.news

rotasi barak berita hari ini danau tobaberita