Banda Aceh, Nusantara Netizen.id- Terkait somasi Suhaimi Hamid (Wakil Ketua DPRK Bireuen dari Partai Nanggroe Aceh (PNA) melalui Kuasa Hukumnya Imran Mahfudi terhadap Rusyidi Mukhtar (Ketua DPRK Bireuen) untuk dapat menghentikan proses PAW Pimpinan DPRK Bireuen dari PNA yang sedang bergulir.
Penasehat hukum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PNA Haspan Yusuf Ritonga SH MH dalam relissnya yang diterima wartawan di Banda Aceh, Senin (10/10/2022) menyampaikan,
bahwa proses PAW Pimpinan DPRK Bireuen dari PNA ini sudah diajukan oleh PNA pada tanggal 22 April 2022.
Bahkan, Dewan Pimpinan Pusat Partai Nanggroe Aceh melalui surat Nomor 778/DPP-PNA/VII/2022 tanggal 7 Juli 2022 meminta Dewan Pimpinan Wilayah Partai Nanggroe Aceh Kabupaten Bireuen untuk mempertanyakan proses usulan pergantian Wakil Ketua DPRK Bireuen dari Partai Nanggroe Aceh tersebut, karena sudah lebih 2 (dua) bulan belum diproses.
DPRK Kabupaten Bireuen melalui surat Nomor 170/1731 tanggal 16 Agustus 2022 perihal tindak lanjut usul pergantian Wakil Ketua DPRK Bireuen dari PNA sudah mempertanyakan beberapa hal terkait persoalan internal PNA kepada DPW PNA Kabupaten Bireuen, dan DPW PNA Kabupaten Bireuen sudah menjawabnya melalui surat Nomor 038/DPW-PNA/11/VIII/2022 tanggal 23 Agustus 2022 perihal jawaban atas tindak lanjut usulan atas pergantian Wakil Ketua DPRK Bireuen dari PNA (surat terlampir).




