Nusantara Netizen – Banda Aceh
Lembaga Pengawasan Kebijakan Pemerintah dan Keadilan (Komda LP-KPK) Provinsi Aceh Ketua Ibnu Khatab menilai Dampaknya dari aktifitas pembangunan jalan tol, Dasar Pengaduan Aparatur Pemerintah dan masyarakat di Lima Gampong/ Desa dalam Kecamatan Darussalam dan Kuta Baro Kabupaten Aceh Besar, menyampaikan Laporan keluhannya setelah rumah mereka terpapar Debu-debu.
Pernyataan Ketua Eksekutif Komda LP-KPK Provinsi Aceh Ibnu Khatab Diduga Lima Gampong/Desa yang tercemar debu dari mondar-mandir truk-truk pengangkut tanah, antara lain; Gampong/Desa Lam Sabang, Lam Alu Raya, Lam Alu Cut, Lam Teube dan Leupung Ule Alu dapat tersebut pada media ini Senin tanggal 24/6/2022
Namun ke 5 (Lima) Gampong/Desa ini masuk dalam Radius dampak erosi dan/ atau Volusi Pekerjaan Jalan Tol (Aceh Besar-Siglie), disebabkan mobil truk pengangkutan tanah Terus melewati pada jalan Desa tersebut dan banyak tumpahan tanah liat di jalanan.
Kemudian Ibnu Khatab mengatakan sangat kita sayangi banyak “Rumah-rumah Penduduk/ warganya terkepung debu-debu waktu angin kencang sudah satu bulan terakhir, lalu Sangat-sangat dirasakan kondisi Volusi yang tidak baik untuk kesehatan bagi masyarakat sekitar,” katanya




