Nusantara Nitizen – Maluku
Speedboat milik Pemerintah Daerah Kabupaten Seram Bagian Barat (SBT) belum setahun beroperasi karam di teluk Wisata Pantai Gumumae. Sabtu (11/6/2022)
Selaku dinas yang bertanggungjawab atas speedboat tersebut itu, kepala dinas Perhubungan SBT, Ramli Kilwarany mengungkapkan yang terjadi adalah Force Majeure yang mana peristiwa karamnya speedboat tersebut tidak dapat dihindarkan.
Sebab kata dia, Speedboat itu terlalu dekat dan keras diikat pada jembatan santai teluk pantai Gumumae sehingga diwaktu air surut Speedboat pemda itu kemudian terbalik.
” Mungkin karena air surut, ikatannya terlalub kencang sehingga terbalik, karena lambung kiri dan kanan kosong, akhirnya seng (tidak) seimbang” kata Kilwarany menjelaskan.
Kilwarany menambahkan, pihaknya akan memperbaiki bagian – bagian kerusakan yang terjadi pada badan Speedboat dimaksud. ” Nanti Speedboat kita amankan pada tempat yang aman, serta dihitung bagian – bagian yang rusak lalu perbaiki,” tandasnya.
Selain itu, terkait satu diantara tiga mesin 60 PK pada Speedboat yang hilang beberapa bulan lalu, Kilwarany, pihaknya telah melaporkan kehilangan mesin itu kepada pihak kepolisian guna ditindaklanjuti.




