Wabup juga menyampaikan apresiasi atas perkembangan regulasi dan kelembagaan di masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Kementerian Agama kini secara resmi memiliki Direktorat Jenderal Pesantren, sebuah unit eselon I yang khusus menangani pengembangan serta penguatan pesantren.
Kehadiran direktorat baru ini diharapkan mampu mengoptimalkan tiga fungsi utama pesantren, yaitu Fungsi Pendidikan, Fungsi Dakwah dan Fungsi Pemberdayaan Masyarakat.
Di akhir amanatnya, Wabup menegaskan bahwa Hari Santri bukan hanya milik santri atau umat Islam semata, melainkan milik seluruh rakyat Indonesia yang menghargai perjuangan dan mencintai tanah air. Ia mengutip prinsip Hubbul wathan minal iman (mencintai Tanah Air adalah bagian dari iman) sebagai sarana memperkuat persatuan dan gotong royong.
“Selamat Hari Santri Tahun 2026. Teruslah menjaga tradisi, mengembangkan inovasi, memperkuat persaudaraan, dan mengabdikan diri untuk negeri,” pungkasnya.
Turut hadir pada upacara tersebut Forkopimda, Kakan Kemenag, para Staf Ahli Bupati, para Asisten Sekdakab, para Pimpinan OPD, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, dan Tamu Undangan Lainnya.(R2)




