Ia menjelaskan, proses pendataan akan dilakukan secara langsung oleh petugas BPS dengan metode door to door, mendatangi setiap bangunan usaha maupun rumah tangga yang memiliki kegiatan ekonomi. Data yang diperoleh nantinya akan memberikan gambaran menyeluruh mengenai kondisi perekonomian daerah, mulai dari jumlah dan karakteristik usaha, skala usaha, penyerapan tenaga kerja, hingga potensi ekonomi yang dapat menjadi penggerak pembangunan daerah.
“Data tersebut akan menjadi dasar yang sangat penting bagi pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah, dalam merumuskan kebijakan dan strategi pembangunan ekonomi yang tepat sasaran pada masa mendatang,” katanya.
Wakil Bupati juga mengajak seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu untuk memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Menurutnya, seluruh unsur pemerintah memiliki peran penting sebagai agen informasi dalam menyosialisasikan manfaat dan pentingnya sensus kepada masyarakat serta para pelaku usaha.




