“Pers adalah pilar demokrasi yang memikul tanggung jawab besar menjaga persatuan bangsa. Kami sangat mengapresiasi langkah SWI yang terus hadir menjadi bagian tak terpisahkan dari pembangunan nasional, khususnya dalam menyuarakan kemajuan dan potensi besar yang dimiliki desa-desa di Indonesia,” ujar Yandri Susanto.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pembangunan desa merupakan tanggung jawab kolektif, tidak hanya menjadi beban pemerintah semata, melainkan memerlukan dukungan aktif seluruh elemen bangsa, termasuk insan pers. Melalui pemberitaan yang edukatif, konstruktif, dan beretika, potensi desa di berbagai sektor dapat diketahui masyarakat luas dan bernilai ekonomi maupun sosial yang tinggi.
Sementara itu, Bupati Boyolali, Agus Irawan, menyampaikan bahwa pelaksanaan Munas SWI 2026 menjadi ajang krusial untuk konsolidasi organisasi sekaligus memperkuat kompetensi dan profesionalisme wartawan di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi dan dinamika dunia pers di era digital. Kehadiran kegiatan berskala nasional ini juga menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Boyolali yang siap mendukung kemajuan dunia kewartawanan Indonesia.




