Sorotan Ketum GNI: Kurangnya Perawatan Instalasi
Menanggapi kejadian ini dan maraknya kebakaran di pabrik-pabrik besar di Medan sepanjang tahun 2026, Rules Gajah menegaskan pandangannya.
“Hal ini terjadi karena kurangnya instalasi dan pengecekan alat kebakaran di pabrik secara berkala, baik secara sistem maupun teknis,” tegas Rules Gajah kepada awak media, Senin (27/04).
Ia menilai bahwa standar keselamatan kerja dan perlindungan aset masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi banyak pelaku industri.
Seruan Tinjau Ulang Fasilitas
Lebih jauh, Ketum GNI meminta adanya evaluasi menyeluruh dari pihak terkait.
“Harus ditinjau ulang kelayakan alat keamanan kebakaran di seluruh pabrik-pabrik yang ada, khususnya yang berlokasi di luar kawasan Industri Medan,” serunya.
Menurutnya, pengawasan yang ketat dan perawatan rutin sangat penting untuk mencegah terulangnya insiden serupa yang tidak hanya merugikan perusahaan secara materi, tetapi juga membahayakan keselamatan masyarakat sekitar dan lingkungan.
(S.Hadi P)




