Siantar, Nusnet.news–Deklarasi perlawanan terhadap penyakit masyarakat resmi dikumandangkan dari jantung Kota Pematangsiantar. Sejumlah pimpinan (Owner) media besar menjalin kolaborasi strategis dengan BARA HATI (Barisan Rakyat Hancurkan Tindakan Ilegal) Indonesia. Fokus utamanya satu: Menghancurkan peredaran narkoba dan perjudian online yang kian meresahkan di wilayah Siantar-Simalungun, Sabtu (21/02/2026).
Pertemuan yang berlangsung di Kafe Agam ini bukan sekadar seremonial, melainkan konsolidasi kekuatan antara instrumen kontrol sosial (Pers) dan barisan rakyat (LSM) untuk memutus mata rantai tindakan ilegal.
Momentum ini dihadiri oleh para pemilik media yang memiliki pengaruh signifikan dalam opini publik serta jajaran teras BARA HATI Indonesia, di antaranya, Sam Hadi Purba (Owner Media Tunas Bangsa) Hunter D. Samosir (Owner Media Ruang Mulia News),Fernando Albert Damanik (Owner Media Nusantara News Today), Rikkot Damanik (Ketua Umum BARA HATI Indonesia) dan Ebite Masder (Humas BARA HATI)




