” Saya akan berikan kesempatan kepada masyarakat sekitar kita untuk menjual hasil kebun seperti timun hingga cabai ke dalam MBG, saya akan utamakan tampung hasil kebun mereka, jika tidak mencukupi baru saya akan cari ke pajak”, ujarnya.
Ayok bapak-ibu, manfaatkan pekarangan rumah kita jadikan kebun mini yang menghasilkan, pungkasnya.
Dikesempatan yang sama, Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Labuhanbatu, Prisilia Dinanti S.Si MH. melaporkan, ada 31 SPPG di Kabupaten Labuhanbatu telah memiliki kepala SPPG, dimana 29 dapur per 24 februari 2026 sudah mulai beroperasi yang setiap dapurnya mempekerjakan 50 orang dan melayani 51.007 anak yang ada di kabupaten Labuhanbatu.
Selain Bupati turut hadir di acara tersebut, Dandim 0209/lb, Letkol Kav Hanung Kaptiaji, Kapolres Labuhanbatu AKBP Wahyu Endrajaya, Anggota DPRD Fraksi Demokrat, Nasdem dan Gerindra, para Asisten Setdakab Labuhanbatu, staf Ahli Bupati, Kepala OPD, lurah Sioldengan, Camat Rantau Utara, para kepala SPPG dan tamu undangan lainnya.(R2)




