Sementara itu, Sekretaris Yayasan UNISLA, Muhsin Amal Ritonga, S.Sos., M.IP., menyampaikan bahwa wisuda merupakan penanda berakhirnya proses akademik, sekaligus awal dari proses pembelajaran baru di tengah masyarakat.
“Universitas Islam Labuhanbatu telah berdiri sejak tahun 1998 dan melaksanakan wisuda pertama pada tahun 2002. Hingga saat ini, UNISLA telah melahirkan sekitar 9.000 alumni yang berkiprah di berbagai profesi dan bidang usaha di seluruh Indonesia,” ungkapnya.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Jamri menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas kontribusi UNISLA yang konsisten mencetak generasi muda yang unggul dan berdaya saing.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu, saya mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh wisudawan dan wisudawati. Hari ini bukan sekadar seremoni pemindahan kucir toga, melainkan bukti nyata dari kerja keras, pengorbanan, serta doa-doa panjang yang akhirnya terjawab,” ujar Wabup.
Lebih lanjut, ia menegaskan komitmen Pemkab Labuhanbatu dalam pengembangan sumber daya manusia, dengan menjadikan UNISLA sebagai mitra strategis dalam mencetak intelektual muda.




