“Pengamanan ini adalah misi kemanusiaan. Tidak boleh ada kekerasan verbal maupun fisik. Walaupun dimaki dan didorong, jangan dibalas. Tidak ada yang melakukan kekerasan. Kedepankan sikap humanis dalam bertugas,” tegas Kapolres.
Dalam pelaksanaan eksekusi, sebagian masyarakat telah menerima putusan pengadilan dan menunjukkan sikap kooperatif. Beberapa warga secara sukarela membongkar rumah mereka sendiri serta mengangkat dan mengamankan barang-barang milik mereka dari dalam rumah sebelum dilakukan penertiban.
Pelaksanaan eksekusi berlangsung sejak pagi hingga sore hari dengan pengamanan dari Polri yang dibantu unsur pemerintah daerah dan instansi terkait. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dalam keadaan aman dan kondusif.
Di tengah pelaksanaan eksekusi, Kapolres Labuhanbatu menunjukkan kepedulian langsung kepada masyarakat terdampak. Saat melihat seorang warga yang rumahnya dieksekusi hampir pingsan, Kapolres segera memberikan air mineral dan menenangkan warga tersebut.
Tindakan tersebut mencerminkan bahwa Polri hadir tidak hanya untuk mengamankan jalannya eksekusi, tetapi juga memberikan perlindungan dan pelayanan secara manusiawi kepada masyarakat.




