“Saya sempat mendengar perjuangan yang sangat menyesakkan nafas saya, mohon izin saya panggil ananda rizal efendi untuk maju ke depan,”imbuh rektor dengan nada terbata – bata.
Dengan spontan rektor memberikan bantuan tunai, rektor pun merogoh uang yang ada di dalam sakunya, namun dirasa belum cukup nominalnya, kemudian rektor meminta agar para Wakil Rektor dan Kepala Biro AUAK, Dekan FTIK dan Direktur Pascasarjana untuk urungan bersama memberikan bantuan sehingga terkumpul sebanyak 2,4 juta (dua juta empat ratus ribu rupiah).
Bantuan tersebut diterima oleh ananda rizal efendi dengan raut wajah sedih, bahagia dan haru serta disambut tepuk tangan yang meriah dari wisudawan dan tamu undangan lainnya.
“Tetap semangat, saya serahkan bantuan ini, silahkan lanjutkan pendidikan ke jenjang selanjutnya,”sebut rektor.
“Ini sebagai bentuk syukur dan apresiasi atas kesungguhan yang dimiliki ananda kami, meskipun nilai tidak seberapa,”tambahnya lagi.
Rektor menambahkan bahwa, keterbatasan ekonomi bukan menjadi penghalang dan rintangan utama untuk menyelesaikan pendidikan, selama memiliki niat yang kuat, ikhtiar yang ikhlas, rajin dan bersungguh – sungguh maka Allah akan memberikan kemudahan – kemudahan bagi orang yang menuntut ilmu.
“Hari ini ananda Rizal Efendi telah membuktikannya dan menjadi contoh bagi kita semua yang hadir disini,”tukas rektor.(Obama)




