“Selain mengejar prestasi, kita harus memerangi narkoba. Sumut saat ini menempati peringkat pertama dalam penyalahgunaan narkoba secara nasional. Ini ancaman serius bagi masa depan atlet dan generasi muda,” tegas Hatunggal.
Saat ini, Pematangsiantar berada di posisi ke-19 di Sumut dalam perolehan medali, dengan raihan dua medali emas di ajang olahraga regional. KONI berharap ke depan prestasi atlet daerah ini dapat meningkat secara signifikan.
Mewakili DPRD Kota Pematangsiantar, Patar Panjaitan menyerukan sinergi seluruh elemen masyarakat dalam membangun kota melalui olahraga. “Olahraga harus menjadi wadah pemersatu dan pembangunan karakter generasi muda,” ujarnya.
Sekretaris Daerah Kota Pematangsiantar, Junaedi Sitanggang, turut menyampaikan ucapan selamat kepada pengurus KONI yang baru dilantik. Ia juga memastikan bahwa Pemerintah Kota siap mendukung penuh setiap program pembinaan atlet.
Pelantikan ini juga menandai peluncuran program pembinaan intensif KONI bagi atlet berprestasi selama enam bulan. “Jika tidak kita bina di sini, mereka bisa saja direkrut oleh provinsi lain,” ungkap Ketua KONI Sumut sebagai bentuk peringatan sekaligus dorongan bagi KONI daerah agar lebih serius membina atletnya.




