Tembusan surat tersebut disampaikan kepada Direktur PTPN IV Palmco, Head Region PTPN IV Palmco Regional I sd VI dan Ketua Umum P3RI.
Sementara itu secara terpisah, ribuan pensiunan karyawan pelaksana Ex PTPN III dan IV Medan, yang bantuan uang berasnya telah dihentikan Direktur Utama PTPN IV Palmco Jatmiko Krisna Santosa, secara tegas menyatakan bahwa, jika tidak ada niat baik manajemen perusahaan untuk membayarkan kembali, akan melakukan demo besar-besaran, hingga SE nya dicabut.
Hal itu disampaikan Muhammad Azhar, Ibu Suriati, Ibu Suprapti, Samriadi dan lainnya, ketika dilakukan acara sosialisasi di Distrik Serdang 1 Gunung Pamela, Senin 2 Juni 2025. “Kalau tidak digubris, tidak diperhatikan Dirut PTPN IV Palmco Jatmiko Krisna Santosa, kami siap demo. Walau banyak yang jalannya sudah tertatih, tapi demi sesuap nasi dan perut sejengkal, kami tetap semangat,” teriak Ibu Suprapti dengan nada tinggi, diikuti teriakan yang lainnya.
Ratusan pensiunan karyawan pelaksana lain menyebutkan, kalau tidak percaya bahwa kami pensiunan karyawan pelaksana PTPN ini susah, para Direksi Holding dan Palmco bisa mencek ke Bank BTPN. “Hampir 90 persen SK pensiun kami telah disekolahkan. Kami pinjam uang ke bank bukan untuk poya-poya, tapi memang terpaksa, karena untuk biaya hidup, gaji kami kecil. Terkadang gaji pensiun hanya tersisa Rp. 90 ribu. Dan uang beras Rp. 200.000 itulah, yang kami harapkan untuk beli beras, lauk makan apa adanya,” ungkap Mbok Minah, Kamis (5/6/2025), pensiunan Kebun Sarang Gitting dengan nada sedih, karena ketika pergi ke Bank BTPN menumpang becak ongkos Rp. 60 ribu, tapi sampai di bank, tak ada lagi uang beras. Akhirnya pulang, tapi harus keluar biaya transfort Rp. 60 ribu, padahal dia cuma punya uang Rp. 50 ribu.




