Dalam kesempatan takziah, Dek Fadh menyampaikan rasa duka mendalam atas kehilangan besar ini bagi masyarakat Aceh, khususnya bagi dunia pendidikan agama Islam terutama di Dayah .
“Kepergian Abu Lamkawe adalah duka bagi kita semua. Beliau adalah sosok guru dan ulama yang menjadi panutan serta inspirasi bagi banyak generasi muda Aceh. Semoga Allah menempatkan beliau di tempat terbaik di sisi-Nya, dan kita bisa melanjutkan perjuangan beliau dalam menyebarkan ilmu agama dan kebaikan,” ujar Dek Fadh.
Sementara itu, Haji Uma juga menambahkan rasa belasungkawa dan penghargaannya terhadap Abu Lamkawe sebagai guru yang gigih mendidik masyarakat.
“Abu Lamkawe bukan hanya seorang ulama, tetapi juga teladan dan penjaga nilai-nilai agama di Aceh. Beliau telah memberikan sumbangsih besar bagi kemajuan pendidikan agama di Aceh. Semoga kita semua dapat meneladani semangat dan dedikasi beliau,” ucap Haji Uma yang juga ketua koordinator Jubir Mualem – Dek Fadh.
Sosok Abu Lamkawe dikenang sebagai ulama yang gigih dalam mendidik dan membimbing generasi muda Aceh, menjadikan kepergiannya sebagai kehilangan besar bagi masyarakat Aceh.




